Sekdes Satria Jaya Pertanyakan Proyek Pengecoran Jalan, Mengaku Tidak Dilibatkan Meski Gunakan Dana Anggaran Desa

Kordinasi.id | Bekasi – Proyek pengecoran jalan utama di Perumahan Graha Prima, RT 01/RW 07, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, yang dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026), memunculkan tanda tanya. Pasalnya, kegiatan yang menggunakan Dana Anggaran Desa (APBDes) tersebut disebut berjalan tanpa sepengetahuan Sekretaris Desa (Sekdes).
Sekretaris Desa Satria Jaya, Nyampe Jamaludin, S.Pd, mengatakan dirinya bersyukur karena aspirasi warga akhirnya dapat direalisasikan melalui pembangunan jalan lingkungan dengan ukuran 5 x 40 meter menggunakan Dana anggaran desa.
> “Alhamdulillah aspirasi warga RT 01/RW 07 akhirnya terlaksana. Jalan utama dilakukan pengecoran dengan ukuran 5 x 40 meter menggunakan Dana anggaran desa. Semoga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nyampe.
Namun di balik apresiasi tersebut, Nyampe mengaku sangat menyayangkan karena dirinya tidak mendapat informasi maupun dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
> “Saya sangat menyayangkan. Sebagai Sekretaris Desa, saya tidak diberitahu sama sekali terkait pelaksanaan proyek ini. Padahal kegiatan ini menggunakan Dana anggaran desa yang seharusnya dilaksanakan dengan koordinasi dan keterbukaan di lingkungan Pemerintah Desa,” tegasnya.
Pernyataan Sekdes tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pola koordinasi dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sebagai salah satu pejabat yang memiliki fungsi penting dalam administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, tidak dilibatkannya Sekdes dinilai dapat menimbulkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Satria Jaya memberikan penjelasan secara terbuka terkait mekanisme pelaksanaan proyek tersebut agar penggunaan Dana anggaran desa benar-benar dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan, sehingga tidak menimbulkan polemik maupun spekulasi di tengah masyarakat.