Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Mahfudz Abdurrahman Ajak Tokoh dan Pegiat Budaya Perkuat Pemahaman Nilai-nilai Kehidupan Berbangsa

Kordinasi.id |Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat 6, Mahfudz Abdurrahman melaksanakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Tokoh dan Pegiat Budaya di Ruang Serbaguna Al Qolam Pondok Gede Kota Bekasi, Minggu, 21 Juni 2026 sejak siang hingga sore. Dihadiri oleh Ketua Lembaga Kebudayaan Melayu Betawi (LKMB) Jawa Barat Cing Khoir, Tokoh Pantun Kong Guntur, Ketua KPJ Kota Bekasi Bang Reymond.
Mahfudz Abdurrahman menyampaikan pentingnya memperkuat pemahaman dan pengamalan Empat Pilar MPR RI sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh lapisan masyarakat, terlebih para Tokoh dan Pegiat Budaya, hal tersebut harus dijadikan pegangan dalam aktivitas kerelawanannya.
“Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya sekadar sosialisasi saja dan konsep normatif, tetapi harus benar benar dijadikan landasan hidup yang harus dipahami dan direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Kita harus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai empat pilar kebangsaan agar budaya tidak terpengaruh dan hilang terbawa derasnya arus perkembangan jaman ” ujar Mahfudz.
“Kami memberikan sosialiasasi empat pilar, tujuannya semua lapisan masyarakat khususnya para Tokoh dan Pegiat Budaya yang tergabung dalam KPSTI dan LKMB lebih paham terkait hal itu dan membantu menyampaikan ke seluruh pecinta budaya Indonesia. Dan bisa merealisasikan nilai nilai 4 Pilar di dalam kehidupan individu, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara” tambah Mahfudz.
Aleg pusat dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok yang juga sebagai Ketua Umum Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI), dan duduk di Komisi I DPR RI menekankan, Sosialisasi 4 Pilar sangat penting dilakukan dalam kondisi saat ini. Terlebih Pancasila sebagai ideologi negara. Hal itu, kata dia, karena di dalam sosialisasi itu berbanding lurus dengan kondisi masalah yang saat ini terjadi. Apalagi, sambungnya, saat ini begitu derasnya pengaruh pemikiran dan teknologi dunia maya dan dapat mengancam budaya dan ketahanan negara.
“Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Semuanya harus kita kendalikan dengan tepat dan benar agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan budaya, dan jangan sampai menjadi alat disintegrasi bangsa. Gunakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan etika serta moralitas sebagai dasar dalam menangkap informasi yang diterima, juga landasan dalam melestarikan budaya.” tegas Mahfudz.
Salah satu peserta Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, yang akrab dipanggil Kong Guntur yang juga Tokoh Pantun pemegang rekor muri Pantun terlama merasa sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Karena dirinya berharap sosialisasi 4 Pilar kebangsaan ini terus bisa dilaksanakan dan jangan sampai hanya sekedar sosialisasi saja. Bahkan sampai ke masyarakat umum harus terus disosialisasikan.
“Ini acara sangat bagus terlebih untuk kami sebagai pegiat budaya, karena dari acara ini kami bisa lebih mengetahui dan memahami apa itu 4 pilar kebangsaan. Dan kami bisa menjadikan ini sebagai dasar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta menyampaikan kembali empat pilar ini kepada masyarakat lainnya dalam melestarikan budaya, serta harapan kami bisa terus dilaksanakan kepada semua masyarakat ” ungkapnya.