Kepsek SMKN 1 Tambun Utara Bantah Jual Seragam, Saat Dikonfirmasi Malah Arahkan ke Koperasi Sekolah

Kordinasi.id |BEKASI — Polemik dugaan jual-beli seragam di SMK Negeri 1 Tambun Utara semakin menjadi sorotan. Kepala sekolah Hoyadi Kurniawan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan bahwa pihak sekolah tidak menjual seragam.
Namun, ketika ditanyakan lebih lanjut mengenai adanya transaksi seragam yang ditemukan di lingkungan sekolah, Kepsek Hoyadi justru mengarahkan wartawan untuk menanyakan langsung kepada koperasi sekolah.
Jawaban tersebut menimbulkan pertanyaan. Sebab, apabila benar terdapat penjualan seragam melalui koperasi sekolah, perlu dijelaskan secara terbuka siapa pengelolanya, bagaimana mekanisme penjualannya, apakah pembelian diwajibkan kepada siswa, serta apakah praktik tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tim Pokja Wartawan Tambun Utara juga telah meminta Kepala SMKN 1 Tambun Utara untuk bertemu secara langsung guna memberikan klarifikasi, namun hingga kini belum ada jawaban terkait permintaan tersebut.
“Kami tidak ingin hanya berdebat soal pengakuan atau bantahan. Bukti di lapangan sedang kami kumpulkan. Kalau memang kepala sekolah mengatakan tidak menjual, silakan dijelaskan siapa yang melakukan transaksi dan bagaimana mekanismenya melalui koperasi sekolah,” ujar salah satu anggota tim.
Tim menegaskan, persoalan ini akan terus ditelusuri. Bukti-bukti yang telah dikumpulkan akan dibuka pada waktunya, termasuk apabila diminta oleh Kepala SMKN 1 Tambun Utara maupun KCD Wilayah III Jawa Barat, Rina Parlina, untuk kepentingan klarifikasi.
Yang menjadi sorotan bukan semata-mata nama pihak yang melakukan transaksi, tetapi substansi praktik jual-beli seragam kepada peserta didik. Jika sekolah memang dilarang menjual seragam, maka praktik tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh, termasuk apabila transaksi dilakukan melalui koperasi sekolah.
Pihak sekolah dan KCD masih memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan menunjukkan dokumen pendukung agar persoalan ini dapat diketahui secara terang dan berimbang.