Siswa smp negeri 6 Enggan Menyantap MBG, Ratusan Ompreng Dikembalikan, Yayasan Nimara Berkah Sejahtera Diminta Evaluasi

Kordinasi.id |Bekasi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Nimara Berkah Sejahtera kembali menjadi sorotan. Pasalnya, banyak siswa/i dilaporkan tidak menyantap makanan yang telah disediakan.
Bahkan, pada hari ini tercatat sekitar 180 ompreng makanan dikembalikan karena tidak dikonsumsi oleh siswa. Kondisi ini memicu keprihatinan berbagai pihak, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi peserta didik.
Selain itu, muncul pula keluhan bahwa guru dan staf di sekolah tersebut tidak mendapatkan bagian dari program MBG, meskipun sebelumnya terdapat harapan agar seluruh warga sekolah bisa merasakan manfaatnya.
Beberapa siswa mengaku kurang selera terhadap menu yang disajikan. Faktor rasa, kualitas olahan, serta variasi menu disebut menjadi penyebab utama makanan tidak diminati, sehingga berpotensi terbuang percuma.
Pihak terkait pun didesak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam hal pengolahan masakan, peningkatan cita rasa, kebersihan, serta distribusi yang lebih merata.
Masyarakat berharap Yayasan Nimara Berkah Sejahtera dapat segera berbenah agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa.
“Program ini sangat baik, tapi harus dibarengi dengan kualitas makanan yang layak dan disukai anak-anak. Kalau tidak, hanya akan jadi pemborosan anggaran,” ujar salah satu wali murid.
Dengan adanya kejadian ini, pengawasan dari pihak terkait diharapkan lebih diperketat agar pelaksanaan MBG ke depan tepat sasaran, efektif, dan mampu meningkatkan kesehatan serta gizi siswa secara optimal.