Update Selamat Datang di Kordinasi News - Media Informasi Terpercaya.

Pembentukan Panitia Pilkades Sukabudi 2026 Digelar, Tokoh Desa Serukan Pemilu Aman dan Kondusif

Y
Yahya Suhara
12 May 2026

Kordinasi.id | Bekasi — Pemerintah Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, menggelar rapat pembentukan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2026–2034 pada Selasa, 12 Mei 2026 di Aula Kantor Desa Sukabudi.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota BPD, unsur keamanan, hingga para bakal calon kepala desa yang akan bertarung dalam kontestasi Pilkades mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota Bimaspol Desa Sukabudi, Gagah Irawan Sukarno Putra, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Sukabudi, Iimudin Suparna, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan mengapresiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang telah menyelenggarakan rapat pembentukan panitia Pilkades secara terbuka dan transparan.

“Saya mengapresiasi anggota BPD Desa Sukabudi yang telah menyelenggarakan pembentukan panitia Pilkades dengan mengundang seluruh bakal calon kepala desa. Ini bentuk transparansi dan keterbukaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan panitia dilakukan pada hari terakhir tahapan sesuai edaran Bupati Bekasi, yakni pada rentang 3 hingga 12 Mei 2026. Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan disebabkan adanya perubahan dan penyesuaian regulasi dari Peraturan Bupati terkait tahapan Pilkades.

“Karena sebelumnya masih ada perubahan dari edaran Peraturan Bupati, maka rapat pembentukan panitia dilaksanakan pada hari terakhir tahapan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan edaran terbaru, pelaksanaan Pilkades dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 atau sekitar empat bulan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Iimudin mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah dinamika politik desa yang mulai menghangat. Ia berharap perbedaan pilihan politik tidak menjadi pemicu konflik sosial di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan perbedaan justru semakin mempererat persaudaraan. Kita semua saudara, kita semua kawan. Pilkades memang rawan konflik karena beda warna dan pilihan, tapi saya berharap Desa Sukabudi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Sukabudi, Sutarya, menyampaikan bahwa musyawarah pembentukan panitia berlangsung relatif kondusif dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, susunan panitia yang diajukan kepada peserta rapat telah melalui pertimbangan matang berdasarkan pengalaman dan kompetensi masing-masing individu.

“Panitia yang dibentuk dinilai memenuhi standar kelayakan berdasarkan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa panitia Pilkades harus mampu menjaga netralitas dan melepaskan diri dari berbagai kepentingan politik agar proses pemilihan berjalan sesuai aturan dan memiliki integritas tinggi.

“Panitia harus netral dan tidak berpihak kepada calon mana pun. Ini penting agar Pilkades benar-benar berjalan demokratis, jujur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut juga terungkap adanya tiga bakal calon kepala desa yang mulai muncul dalam kontestasi Pilkades Sukabudi 2026–2034, yakni Riki Kosasih, Satim, dan Djunaedi Djiih Suhara.

Dengan dimulainya tahapan pembentukan panitia ini, masyarakat Desa Sukabudi diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana damai dan menjunjung tinggi nilai demokrasi demi terwujudnya Pilkades yang aman, tertib, dan bermartabat.

Laporan : Yahya Suhara
Editor : Tim Redaksi Kordinasi.id

Bagikan Berita Ini:

Berita Terkait