Update Selamat Datang di Kordinasi News - Media Informasi Terpercaya.

Bangun Peradaban Lewat Pendidikan, ( Attaqwa ) dan ( UMJ ) Pererat Kerjasama

R
Redaksi kordinasi.id
09 April 2026



KORDINASI.ID | BEKASI, 9 April 2026 – Perguruan Attaqwa meneguhkan kembali warisan pemikiran dan perjuangan KH. Noer Alie melalui momentum Halalbihalal 1447 H. Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

“Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membimbing, membentuk, dan mengabdi. Tujuannya jelas: dari Attaqwa untuk umat, dari pendidikan untuk peradaban,” tegas Pimpinan Perguruan Attaqwa, KH. Irfan Mas’ud di Gedung Aula Serbaguna KH. NoerAlie, Ujungharapan, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/4/2026).

Lebih KH. Irfan Mas’ud menambahkan, bahwa seluruh kesepakatan harus ditindaklanjuti dalam program nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen Attaqwa membangun sistem pendidikan yang berdaya saing namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur.

Bagi Perguruan Attaqwa, kolaborasi ini merupakan upaya melanjutkan jejak KH. Noer Alie yang memiliki kedekatan dengan tradisi Muhammadiyah dan aktif di Masyumi. Beliau meletakkan dasar pendidikan berbasis pembentukan insan “benar dan pintar”, unggul secara intelektual, kuat iman, dan berintegritas moral.

Sebanyak tiga Nota Kesepahaman dan sepuluh Perjanjian Kerjasama ditandatangani yang melibatkan Perguruan Attaqwa, Ma’had Aly, dan Institut Attaqwa KH. Noer Alie. Kerja sama ini merupakan penguatan hubungan yang telah terjalin sejak 2022 dan mencakup tiga pilar Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pemberian beasiswa, pertukaran akademik, riset bersama, hingga penguatan kapasitas guru dan pelatihan berkelanjutan.

Dalam tausiah kebangsaan, Prof. Ma’mun Murod menegaskan pentingnya belajar dari pengalaman Muhammadiyah yang memiliki sistem pendidikan terintegrasi dan kokoh secara kelembagaan. Pandangan ini sejalan dengan kondisi Attaqwa yang saat ini mengelola 172 satuan pendidikan, 6 pondok pesantren, dan 2 perguruan tinggi.

“Keterkaitan historis melalui KH. Noer Alie menjadi landasan kuat bahwa amal usaha pendidikan adalah milik umat,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Badan Pembina, Pengurus dan Pengawas, serta pimpinan kedua institusi, termasuk Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keumatan.

Bagikan Berita Ini:
Tags:

Berita Terkait