Update Selamat Datang di Kordinasi News - Media Informasi Terpercaya.

Berkah Ramadhan, UMKM Dodol Betawi Hj Supenah di Sukabudi Banjir Pesanan

Y
Yahya Suhara
15 March 2026

Kordinasi.id – Berkah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dirasakan oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Bekasi. Salah satunya adalah usaha Dodol Betawi milik Hj Supenah yang berlokasi di Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi.

Memasuki hari ke-25 Ramadhan, aktivitas produksi dodol di rumah produksi Hj Supenah masih terus berlangsung untuk memenuhi tingginya permintaan dari pelanggan.

“Kita masih dua kali lagi produksi dodol untuk memenuhi pesanan para pelanggan,” ujar Hj Supenah saat ditemui pada Minggu (15/3/2026) di sela-sela proses mengaduk dodol.

Menurutnya, setiap musim Ramadhan permintaan dodol Betawi meningkat cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Dalam satu musim Ramadhan, ia bersama keluarga mampu memproduksi hingga sekitar 300 kilogram dodol Betawi.

“Alhamdulillah setiap musim bulan puasa kita bisa memproduksi sampai sekitar 300 kilo dodol,” ungkapnya.

Meski usaha yang dijalaninya masih tergolong musiman dan lebih ramai saat bulan Ramadhan, Hj Supenah mengaku tetap menikmati usaha tersebut karena selain memberikan penghasilan, juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi kuliner Betawi.

Saat ditanya mengenai omzet, ia menyebutkan bahwa pendapatan dari usaha dodol Betawi yang dijalankannya bisa mencapai sekitar Rp10 juta dalam satu musim Ramadhan.

“Kalau untuk omzet bisa sampai sekitar 10 jutaan tiap musim Ramadhan,” jelasnya.

Hj Supenah berharap usaha dodol yang telah dijalankannya tersebut tidak hanya berkembang pada bulan puasa saja, tetapi juga bisa menjadi produk unggulan daerah.

Ia berharap ke depan Dodol Betawi yang diproduksinya dapat dikenal lebih luas sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional masyarakat Bekasi.

“Saya berharap usaha ini tidak hanya berjalan saat bulan puasa saja, tapi bisa menjadi produk unggulan Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, sebagai upaya melestarikan makanan tradisional Betawi di Bekasi,” tutupnya.

Keberadaan UMKM seperti Dodol Betawi Hj Supenah menjadi contoh bagaimana pelaku usaha lokal tetap bertahan sekaligus berperan dalam menjaga warisan kuliner tradisional di tengah perkembangan zaman.

Laporan : Yahya Suhara

Editor : Tim Redaksi Kordinasi.id

Bagikan Berita Ini:

Berita Terkait