Binwil PKK Kabupaten Bekasi di Sukawangi, Camat Parno Martono: Kader Kami Siap Belajar dan Berkembang
Kordinasi.id | Bekasi — Semangat kebersamaan dan peningkatan kapasitas kader mewarnai kegiatan Pembinaan Wilayah (Binwil) Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi kader PKK tingkat kecamatan hingga desa untuk memperkuat pemahaman dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Camat Sukawangi, Parno Martono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi yang telah hadir memberikan pembinaan kepada para kader PKK di wilayahnya.
Menurutnya, kader-kader PKK Sukawangi memiliki semangat tinggi untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kehadiran tim pembina dari tingkat kabupaten menjadi kesempatan berharga untuk menambah wawasan dan pengalaman.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Kader PKK Sukawangi siap menerima bimbingan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi yang sudah berpengalaman dan khatam dalam berbagai program pemberdayaan keluarga. Insya Allah ilmu dan pengalaman yang diperoleh hari ini akan kami serap dan terapkan dalam pelayanan kepada keluarga dan masyarakat di Kecamatan Sukawangi,” ujar Parno Martono.
Suasana kegiatan semakin hangat ketika Sekretaris Umum Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Tri Handayani, membuka arahannya dengan salam khas PKK yang langsung disambut antusias oleh seluruh peserta.
“Apa kabar PKK?” sapa Tri Handayani.
“Alhamdulillah luar biasa!” jawab para kader serempak.
“PKK?”
“Semangatku!”
“Semangatmu!”
“Semangat kita semua!”
Sorak semangat tersebut menjadi gambaran antusiasme para kader dalam mengikuti kegiatan pembinaan wilayah yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan.
Dalam pemaparannya, Tri Handayani menjelaskan bahwa kegiatan Binwil tidak hanya bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat kecamatan dan desa, tetapi juga menjadi sarana penyampaian berbagai kebijakan terbaru hasil Rakernas PKK.
Menurutnya, terdapat sejumlah perubahan dan penyempurnaan program yang merupakan hasil keputusan Rakernas PKK ke-10 Tahun 2025 dan perlu segera disosialisasikan kepada seluruh kader.
“Kami hadir untuk melihat bagaimana pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di lapangan sekaligus menyampaikan hasil Rakernas PKK ke-10 Tahun 2025. Ada beberapa perubahan yang perlu dipahami bersama karena sebagian kegiatan di daerah masih mengacu pada hasil Rakernas sebelumnya,” jelas Tri Handayani.
Ia menekankan bahwa pembinaan wilayah juga menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi secara mandiri terhadap program-program yang telah dijalankan selama ini.
Melalui evaluasi tersebut, kader PKK dapat mengidentifikasi program mana yang telah berjalan baik dan program mana yang masih memerlukan penguatan serta perbaikan.
“Kita harus berani melihat kembali program-program yang sudah dilaksanakan. Mana yang sudah berhasil, mana yang perlu ditingkatkan. Dengan begitu, gerakan PKK akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Tri Handayani menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak. Menurutnya, keberhasilan program PKK tidak dapat dicapai hanya oleh kader PKK semata, melainkan membutuhkan dukungan dari pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya.
“Komunikasi harus terus diperkuat, baik antara PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa, Puskesmas maupun tokoh masyarakat setempat. Dengan sinergi yang baik, berbagai program pemberdayaan keluarga akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Tri Handayani mendorong setiap wilayah untuk terus melahirkan inovasi dan program unggulan yang sesuai dengan karakteristik serta kearifan lokal masing-masing daerah.
Menurutnya, setiap desa memiliki potensi yang berbeda sehingga program PKK juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kekuatan yang dimiliki masyarakat setempat.
“Kami berharap setiap kecamatan dan desa mampu menghadirkan inovasi-inovasi terbaik yang lahir dari potensi daerahnya masing-masing. Kearifan lokal harus menjadi kekuatan dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga,” tuturnya.
Melalui kegiatan Binwil ini, diharapkan kader PKK Kecamatan Sukawangi semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mampu menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bekasi.
Laporan : Tim Kordinasi.id
Editor : Redaksi