Kejar Target, Kantah ATR/BPN Jakarta Timur Tambah Personel Guna Percepat Penyelesaian Residu PTSL

KORDINASI.ID | JAKARTA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Administrasi Jakarta Timur mengambil langkah taktis guna mempercepat penuntasan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Guna menyelesaikan sisa berkas atau residu dari tahun-tahun sebelumnya, Kantah Jakarta Timur secara resmi menambah jumlah petugas di lapangan maupun di bagian administrasi.
Langkah akselerasi ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi seluruh masyarakat di wilayah Jakarta Timur. Adanya penambahan personel ini diharapkan mampu mengurai kendala-kendala teknis yang selama ini menghambat penerbitan sertifikat.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur menyatakan bahwa penyelesaian residu PTSL menjadi salah satu prioritas utama instansinya saat ini.
“Kami menyadari bahwa masyarakat sangat menantikan kepastian hukum atas tanah mereka. Oleh karena itu, penambahan petugas ini adalah langkah nyata kami untuk melakukan jemput bola, memvalidasi ulang data yang sempat tertunda, dan menyelesaikan seluruh tunggakan residu PTSL dengan lebih cepat dan transparan,” ujarnya.
Para petugas tambahan yang diterjunkan telah dibekali dengan pelatihan khusus untuk menangani berbagai kluster permasalahan residu, mulai dari sengketa batas tanah, kelengkapan berkas yuridis yang belum terpenuhi oleh pemohon, hingga sinkronisasi data digital pada sistem KKP (Komputerisasi Kegiatan Pertanahan).
Dengan strategi penambahan tim ini, proses verifikasi lapangan dan pemberkasan yang biasanya memakan waktu kini dapat dipangkas secara signifikan. Kantah Jakarta Timur juga mengimbau kepada warga masyarakat yang merasa berkas PTSL-nya masih berstatus residu untuk bersikap kooperatif dan membantu petugas dalam memberikan data atau dokumen pendukung yang diperlukan.
Melalui sinergi antara penambahan personel, pemanfaatan teknologi, dan partisipasi aktif masyarakat, Kantor Pertanahan Jakarta Timur optimistis target Zero Residue PTSL di wilayahnya dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.