Penataan Pasar Baru Cikarang Disebut Hasil Sinergi, Bukan Kerja Satu Pihak

Kordinasi.id |CIKARANG UTARA – Penataan kawasan Pasar Baru Cikarang kembali menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai opini di media sosial yang menyebut seluruh proses rehabilitasi merupakan hasil kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Ketua Pelaksana Rehabilitasi Pasar Baru Cikarang, Budiarta, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Budiarta, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja memiliki peran penting sejak tahap awal, mulai dari penyusunan konsep penataan, proses relokasi pedagang kaki lima, hingga pengawasan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Program ini tidak bisa dipandang sebagai keberhasilan satu pihak saja. Penataan pasar merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur pemerintahan yang memiliki tujuan sama, yakni mengembalikan fungsi Pasar Baru Cikarang agar lebih tertib, nyaman, dan layak menjadi pusat perdagangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan fisik seperti pembangunan trotoar, drainase, pengaspalan, pengecatan, pemasangan kanopi, serta penataan lingkungan dilaksanakan melalui dukungan anggaran pemerintah dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Budiarta juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, potongan video maupun narasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengaburkan fakta di lapangan.
Sementara itu, perwakilan pedagang Pasar Baru Cikarang, Ir. H. Febry Subhan Somantri, mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai berhasil menata kawasan pasar melalui relokasi pedagang kaki lima yang sebelumnya memenuhi ruas jalan di sekitar Simpang SGC.
Ia menilai penataan tersebut membawa perubahan nyata terhadap wajah Pasar Baru Cikarang. Selain membuat kawasan lebih tertib dan nyaman, kondisi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung dan berdampak positif terhadap pendapatan para pedagang.
“Yang terpenting bagi kami adalah pasar kini semakin rapi dan aktivitas perdagangan kembali bergairah. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berlanjut agar pengembangan pasar tidak berhenti sampai di sini,” katanya.
Para pedagang berharap program penataan kawasan Pasar Baru Cikarang dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pusat perdagangan yang lebih modern, aman, bersih, dan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Kabupaten Bekasi.Bila ingin dipublikasikan sebagai berita media online, versi ini juga dapat dibuat lebih tajam dengan gaya headline yang lebih menarik seperti “Ramai Diklaim Milik Satu Pihak, Penataan Pasar Baru Cikarang Ternyata Hasil Kolaborasi” atau “Di Balik Wajah Baru Pasar Cikarang, Ada Peran Besar Pemkab Bekasi”.