Plt Bupati Bekasi dr.Asep Tinjau Normalisasi SS BKG, Target 1 Bulan Tuntas Atasi Kekeringan di Pebayuran

Kordinasi.id |PEBAYURAN,-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja, turun langsung meninjau progres normalisasi Saluran Sekunder (SS) Bendungan Kedung Gede (BKG) di Kabupaten Bekasi pada Selasa,(02/09/2029).
Dalam kunjungan kerja tersebut, dr.Asep menyisir tiga titik saluran sekaligus. Titik pertama di BKG 15. Di lokasi ini eceng gondok masih terlihat tersisa sedikit dan perlu pembersihan lanjutan.
Selanjutnya di BKG 17, kondisi sudah jauh lebih baik. Eceng gondok yang sebelumnya menutupi permukaan air sudah bersih.
Peninjauan terakhir dilakukan di BKG 20. Di titik ini, alat berat tengah bekerja melakukan pembuatan tanggul dan pendalaman saluran.
“Progresnya selama 2 minggu semenjak saya sebelumnya datang ke sini melihat sekarang sudah ada perkembangan yang signifikan,” kata dr Asep.
Menurut dr.Asep, pendalaman saluran di BKG 20 memiliki peran strategis. Tujuannya untuk meningkatkan daya tampung air sehingga debit yang lewat bisa lebih besar.
“Kedepan bisa menampung banyak debit air. Tujuannya agar air itu bisa mengalir ke BKG 34, 35, 36, 37, 38 yang mana lokasi itu minim air,” jelasnya.
Wilayah hilir BKG 34 sampai 38 selama ini menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau. Dengan normalisasi ini, pemerintah daerah berharap distribusi air irigasi bisa merata sampai ke petak sawah paling ujung.
dr.Asep menargetkan seluruh pekerjaan normalisasi di kawasan Rancasuar, SS Kedung Gede dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ke depan.
“Mudah-mudahan dalam waktu 1 bulan clear di daerah rancasuar di SS Kedung Gede,” ujarnya.
Ia menegaskan normalisasi ini adalah langkah antisipasi pemerintah menghadapi perubahan iklim.
“Agar kedepan kita memastikan jikalau ketika musim kemarau kita tidak dilanda kekeringan dan ketika di musim penghujan kita tidak dilanda kebanjiran,” tegas dr.Asep.
Dalam peninjauan itu, dr.Asep didampingi oleh jajaran Perum Jasa Tirta II dan dinas terkait di lingkungan Pemkab Bekasi.
Di tempat yang sama, Camat Pebayuran, Hasyim Adnan mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bekasi.
“Kami mewakili masyarakat Pebayuran mengucapkan terimakasih atas apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, oleh pak Pelaksana tugas Bupati Bekasi,” ucap Camat.
Ia berharap normalisasi segera berdampak langsung ke warga. Pasalnya saat ini Desa Karangraharja, khususnya di BKG 38, tengah mengalami kekeringan.
“Sebab kondisi pada saat ini kekeringan sedang melanda desa Karangraharja khususnya di BKG 38 yang pada hari ini kekeringan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terpenuhi airnya,” pungkasnya.
Untuk diketahui : SS BKG 15 – 16: Berada di Desa Bantarjaya.BKG 17 – 25: Melintasi area persawahan menuju Desa Karangharja dan Desa Karangsegar.BKG 38: Terletak di Kampung Teluk Bango, Desa Karangharja (ujung saluran irigasi wilayah utara Pebayuran).
Sementara itu dari perwakilan Paguyuban Petani Pebayuran H Sardi mengaku senang dan bangga atas komitmen kepala daerah yang memperhatikan kaum tani.
Dirinya mengucapkan terimakasih pak Plt Bupati telah berkunjung ke lokasi pertanian di wilayah utara Pebayuran, Terimakasih kepada PJT, BBWS dan seluruh pihak yang terlibat.
Insyaallah, ini juga akan dibantu oleh pihak kawasan yang akan turut berpartisipasi dalam membantu swasembada pangan di Kabupaten Bekasi.
Kedepan dalam waktu dekat, kita akan melakukan kerja bakti bersama-sama Petani. Mudah-mudahan juga kedepan kita tidak ada masalah lagi prihal kekurangan air di saluran irigasi.
Kami Petani Kabupaten Bekasi tentu berharap bahwa pertanian lancar, sejahtera dan negara Makmur.
(red).