Tigor Doris Sitorus S.E Angkat Bicara soal Video CCTV 11 Detik, Bantah Ada Hubungan Terlarang dengan Pipit Haryanti

Kordinasi.id |BEKASI – Mantan calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2024, Tigor Doris Sitorus S.E, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya potongan rekaman CCTV berdurasi sekitar 11 detik yang memperlihatkan dirinya bersama Pipit Haryanti, yang kini kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Tigor dengan tegas membantah narasi yang mengaitkan potongan video tersebut dengan dugaan hubungan pribadi yang tidak pantas. Ia menilai rekaman yang beredar hanya menampilkan sebagian kecil dari rangkaian kejadian dan tidak menggambarkan konteks pertemuan secara utuh.
Menurut Tigor, peristiwa tersebut terjadi pada 2024. Saat itu, dirinya datang ke sebuah apartemen untuk menghadiri pertemuan sekaligus berdiskusi mengenai persoalan hukum yang sedang dihadapi Ibu Ino Herawati, Kepala Desa Karang Rahayu, Kabupaten Bekasi, yang merupakan rekan Pipit Haryanti.
Tigor menegaskan kedatangannya tidak berkaitan dengan kepentingan politik maupun hubungan pribadi sebagaimana narasi yang beredar.
Tigor: Pipit Saya Anggap Seperti Adik
Terkait hubungannya dengan Pipit Haryanti, Tigor menyebut keduanya memiliki hubungan pertemanan dan kekeluargaan. Bahkan, menurutnya, Pipit sudah dianggap seperti adiknya sendiri.
«“Pipit sudah saya anggap sebagai adik. Hubungan kami murni kekeluargaan,” tegas Tigor.»
Ia meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan sebuah potongan rekaman yang sangat singkat.
Persoalkan Video Hanya 11 Detik
Tigor juga mempertanyakan mengapa rekaman yang beredar hanya berdurasi sekitar 11 detik. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Pipit berada di dalam lift selama kurang lebih tiga menit sebelum menuju lokasi pertemuan.
Menurutnya, apabila rekaman tersebut hanya mengambil bagian tertentu dari keseluruhan kejadian, konteks yang sebenarnya dapat hilang dan berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
Tigor juga membantah gestur yang terlihat dalam rekaman sebagai tindakan yang tidak pantas. Menurutnya, gestur tersebut merupakan bentuk sapaan dan kedekatan dalam hubungan pertemanan serta kekeluargaan.
Dikaitkan dengan Momentum Pilkades
Tigor menduga kembali munculnya video lama tersebut tidak terlepas dari momentum politik Pilkades Lambangsari.
Namun demikian, dugaan mengenai adanya motif politik tersebut merupakan pernyataan dari Tigor dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta karena masih memerlukan bukti dan konfirmasi dari pihak-pihak lain yang terkait.
Tigor berharap masyarakat dapat melihat persoalan secara objektif dan tidak mudah mempercayai narasi yang dibangun hanya berdasarkan potongan video.
Siapkan Langkah Hukum
Tigor mengaku keberatan karena namanya ikut terseret dalam narasi yang menurutnya berpotensi merusak reputasi dan nama baiknya maupun Pipit Haryanti.
Ia menyatakan tengah mempersiapkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai terus menyebarkan narasi yang dianggap merugikan dirinya.
«“Jangan termakan video 11 detik yang dipotong dari realita sekitar tiga menit. Mari kita lawan politik kotor dengan integritas dan fakta,” tegasnya.»
Tigor menegaskan dirinya memilih menghadapi persoalan tersebut dengan mengedepankan fakta dan jalur hukum. Ia juga meminta seluruh pihak menahan diri serta tidak menyebarkan tudingan yang belum terbukti kebenarannya.
Hingga berita ini disusun, pihak yang menyebarkan atau membuat narasi berbeda terkait video tersebut belum memberikan penjelasan atau tanggapan atas klarifikasi Tigor Doris Sitorus S.E