Update Selamat Datang di Kordinasi News - Media Informasi Terpercaya.

Ananda Putri Aqila Terpilih sebagai Ketua Wihdah PPMI Mesir 2026–2027, Raih 66,75 Persen Suara

Y
Yahya Suhara
05 August 2026

Kordinasi.id | Internasional — Dewan Permusyawaratan Anggota (DPA) Wihdah Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir secara resmi mengumumkan hasil Pemilihan Ketua Wihdah PPMI Mesir periode 2026–2027. Dalam hasil pemungutan suara tersebut, Ananda Putri Aqila atau yang akrab disapa Mput, terpilih sebagai Ketua Wihdah PPMI Mesir periode 2026–2027.

Pengumuman hasil pemilihan disampaikan pada Senin (3/8/2026) di Wisma Nusantara, Rab’ah Al-Adawiyah, Kairo, Mesir, setelah seluruh rangkaian pemungutan dan penghitungan suara selesai dilaksanakan.

Sebelumnya, proses pemilihan dilakukan secara serentak mulai pukul 10.00 hingga 17.00 CLT di lima titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan.

Berdasarkan hasil perolehan suara, calon nomor urut 02, Ananda Putri Aqila, memperoleh 66,75 persen suara, mengungguli calon nomor urut 01, Badrul Novis, yang memperoleh 33,25 persen suara.

Pemilihan tersebut diikuti oleh total 815 pemilih, yang merupakan bagian dari anggota Wihdah PPMI Mesir.

Wakil Ketua SPA, Salsabila Dwi Fitria, mengatakan seluruh tahapan pemilihan secara umum berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Meski demikian, pihak penyelenggara juga mencatat adanya sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi.

“Proses pemilihan berjalan lancar, aman, dan terkendali hingga akhir. Hanya saja, terdapat beberapa catatan mengenai pelanggaran,” ujar Salsabila.

Ia menambahkan, berbagai catatan selama proses pemilihan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan demokrasi organisasi pada periode berikutnya.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Wihdah PPMI Mesir terpilih, Ananda Putri Aqila menyampaikan arah kepemimpinan dan program yang akan dikembangkan selama masa kepengurusannya.

Menurutnya, kepemimpinan baru akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya sekaligus melakukan perbaikan terhadap sejumlah kekurangan yang masih ditemukan.

“Pastinya mempertahankan yang baik yang telah ada dan memperbaiki kekurangan dari pengurus sebelumnya,” ujar Mput saat diwawancarai Tim Informatika Mesir.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama mahasiswa Indonesia datang ke Mesir adalah untuk menuntut ilmu. Karena itu, penguatan budaya keilmuan akan menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya.

“Karena tujuan kita datang ke Mesir adalah ilmu, saya ingin mengajak dan mengolaborasikan organisasi-organisasi di sekitar Wihdah untuk bersama-sama menghidupkan keilmuan,” jelasnya.

Menurut Mput, kolaborasi antarorganisasi mahasiswa menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan akademik yang produktif, memperluas ruang diskusi, serta meningkatkan kualitas keilmuan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Dengan disetujuinya hasil Surat Keputusan (SK), Wihdah PPMI Mesir secara resmi memasuki masa kepemimpinan baru periode 2026–2027.

Ananda memaknai amanah kepemimpinan tersebut sebagai sebuah infinity game, yaitu perjalanan yang harus terus dijalani dengan semangat, konsistensi, dan keberlanjutan.

Baginya, kepemimpinan bukan sekadar tentang mencapai tujuan dalam waktu singkat, melainkan proses untuk terus bergerak, belajar, memperbaiki diri, dan memberikan manfaat bagi organisasi serta para anggotanya.

“Tetap bergerak sampai akhir, sedangkan menyerah adalah simbol kekalahan,” ungkapnya.

Terpilihnya Ananda Putri Aqila diharapkan dapat membawa semangat baru bagi Wihdah PPMI Mesir, khususnya dalam memperkuat budaya keilmuan, meningkatkan kolaborasi antarorganisasi, serta mengoptimalkan peran mahasiswa Indonesia sebagai generasi intelektual yang berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan umat.

Laporan : Tim Kordinasi.id
Editor : Redaksi

Bagikan Berita Ini:

Berita Terkait