Update Selamat Datang di Kordinasi News - Media Informasi Terpercaya.

Harga Tiket Melonjak 200 Persen, Antrean Pemudik Sinar Jaya Tetap Mengular di Terminal Pulo Gebang

R
Redaksi kordinasi.id
17 March 2026
Pemandangan kontras terlihat di area loket PO Sinar Jaya, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Selasa (17/3) petang

Kordinasi.id | JAKARTA – Gelombang arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan puncaknya lebih awal. Pemandangan kontras terlihat di area loket PO Sinar Jaya, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Selasa (17/3) petang. Meski harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dilaporkan melonjak drastis hingga lebih dari 200 persen dari harga normal, antusiasme warga untuk pulang ke kampung halaman tidak menyurut sedikit pun.


Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.54 WIB menunjukkan antrean panjang calon penumpang yang didominasi oleh pemuda dan keluarga dengan barang bawaan besar. Mereka tampak sabar berdiri berjejer menanti giliran di depan loket yang memasang papan “E-Ticketing” dan “Pusat Penjualan Tiket”.


Lonjakan harga yang biasanya menjadi penghalang, kali ini seolah dianggap sebagai konsekuensi tahunan demi tradisi berkumpul bersama keluarga. Jika pada hari biasa tiket menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur dibanderol di kisaran harga tertentu, saat ini para pemudik harus merogoh kocek tiga kali lipat lebih dalam.
Fenomena menarik pada arus mudik tahun ini adalah banyaknya pemudik yang tetap harus mengantre di loket fisik meskipun sudah melakukan pembelian secara digital. Hal ini dilakukan untuk proses verifikasi dan penukaran tiket fisik atau cetak boarding pass.
“Sebagian besar yang antre di sini adalah untuk menukar tiket yang sudah dibeli secara online beberapa hari yang lalu,” ujar salah satu pemudik yang tengah ikut dalam barisan antrean panjang tersebut.
Menurutnya, sistem online sangat membantu dalam mengamankan kursi jauh-jauh hari, mengingat tiket bus untuk tanggal-tanggal favorit menjelang Idulfitri sudah ludes terjual sejak bulan lalu. Namun, kerumunan di depan loket tetap tak terhindarkan karena prosedur administratif yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan.


Pihak pengelola terminal dan perwakilan bus di lokasi terus berupaya mengatur arus penumpang agar tidak terjadi penumpukan yang menyumbat jalur pejalan kaki. Petugas juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga keamanan barang bawaan serta datang lebih awal dari jadwal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan akibat proses verifikasi tiket yang memakan waktu.


Hingga berita ini diturunkan, arus penumpang di Terminal Pulo Gebang diprediksi akan terus meningkat hingga memasuki malam hari, seiring dengan banyaknya bus keberangkatan malam yang menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Bagikan Berita Ini:
Tags:

Berita Terkait