Nomor Urut 5, Yahya Suhara Optimis Menang di Kontestasi BPD Sukawangi

Kordinasi.id | Bekasi — Calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sukawangi, Yahya Suhara, optimistis meraih suara terbanyak dalam kontestasi pemilihan anggota BPD Desa Sukawangi yang akan digelar pada 23 Mei 2026 mendatang.
Optimisme tersebut semakin menguat setelah dirinya resmi mendapatkan nomor urut 5 dalam pengundian nomor urut calon anggota BPD yang dilaksanakan di Kantor Desa Sukawangi.
Dengan dukungan keluarga besar, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga, Yahya menyatakan siap mengemban amanah masyarakat apabila dipercaya menjadi anggota BPD periode 2026–2034.
Dalam penyampaian visi dan programnya kepada masyarakat, Yahya mengusung tiga program prioritas yang dinilai dekat dengan kebutuhan warga, mulai dari penyerapan aspirasi masyarakat, penguatan kegiatan sosial-keagamaan, hingga transparansi penggunaan dana desa.
Program pertama yang diusung adalah pembentukan *Forum Aspirasi Warga*. Menurutnya, masyarakat membutuhkan ruang komunikasi yang terbuka, sederhana, dan benar-benar mendengarkan suara rakyat.
“Saya ingin masyarakat memiliki ruang komunikasi yang nyata dan terbuka. Bahkan malam ini sebenarnya kita sudah mulai merealisasikan program tersebut,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sejumlah aspirasi masyarakat yang mulai disampaikan kepadanya, di antaranya terkait persoalan irigasi pertanian, jalan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga pembinaan remaja.
“Ini membuktikan bahwa masyarakat membutuhkan wadah komunikasi yang dekat dan benar-benar mendengar suara mereka. Saya berharap forum seperti ini bisa menjadi budaya baru di Desa Sukawangi,” tambahnya.
Di era digital saat ini, Yahya juga menilai penyampaian aspirasi masyarakat harus mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, ia berencana membangun sistem pengaduan dan penyampaian aspirasi warga secara online melalui kerja sama dengan media online dan layanan nomor *hotline* pengaduan masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan, masukan, maupun laporan terkait persoalan di lingkungan desa secara cepat dan transparan.
“Ke depan, aspirasi masyarakat tidak hanya disampaikan secara langsung, tetapi juga bisa dilakukan secara online melalui hotline pengaduan warga yang tentu bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Selain itu, Yahya juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Program kedua yang diusung adalah mendorong kegiatan sosial-keagamaan secara rutin dan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan dzikir dan doa bersama yang telah dilaksanakan menjadi langkah awal dalam merealisasikan program tersebut.
“InsyaAllah kegiatan seperti ini akan kita jadikan agenda rutin bulanan atau minimal tiga bulanan,” katanya.
Ke depan, ia berencana membangun sinergi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), majelis taklim, tokoh organisasi, dan para tokoh masyarakat untuk memperluas manfaat kegiatan sosial dan keagamaan di Desa Sukawangi.
Program tersebut nantinya akan diarahkan pada berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti santunan anak yatim, bantuan bagi kaum dhuafa, perhatian kepada lansia, hingga pembinaan generasi muda dan kegiatan keislaman lainnya.
“Karena saya yakin, desa yang kuat bukan hanya kuat pembangunannya, tetapi juga kuat iman, ukhuwah, dan kepedulian sosialnya,” tegasnya.
Sementara itu, program ketiga yang menjadi prioritas Yahya adalah mendorong transparansi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD). Ia menilai BPD harus mampu menjadi penghubung aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara amanah.
“Kita semua tentu berharap pembangunan desa berjalan dengan baik dan transparan. Maka BPD harus hadir sebagai pengawas yang amanah agar penggunaan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kontestasi pemilihan anggota BPD Desa Sukawangi sendiri diperkirakan berlangsung dinamis dengan tingginya partisipasi masyarakat dan banyaknya calon yang maju dalam pemilihan tahun ini.
Dengan membawa pendekatan komunikasi langsung kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta program yang menyentuh kebutuhan warga, Yahya Suhara berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat dalam pemilihan mendatang.
**Laporan : Tim Kordinasi.id**
**Editor : Redaksi**